<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="392">
<titleInfo>
<title>pembuatan program peramalan gelombang metode SMB dengan microsoft visual basic 6.0</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rudi Lazuardi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aditya Hari Putra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aris Subarkah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2006</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>91 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Gelombang merupakan salah satu parameter oseanografi yang dominan, merambat ke segala arah dan sebagai pembaw energi kemudian dilepaskan ke pantai dalam hempasan ombak. Faktor pembangkit gelombang yang paling utama adalah angin. Perolehan data gelombang bisa dipenuhi dengan dua cara yaitu dengan pengukuran langsung menggunakan alat seperti wave recorder dan dengan cara konversi dari data angin. Cara yang umum digunakan adalah peramalan gelombang dari data angin karena keterbatasan data gelombang hasil pengukuran di lapangan. Mengingat data angin yang selalu tersedia, cara ini relatif lebih mudah dan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk membuat program peramalan karakteristik gelombang dengan menggunakan metode SMB. Pemilihan metode SMB dikarenakan lebih praktis dengan koreksi-koreksi dan sering digunakan oleh para peneliti. Pembuatan program peramalan karakteristik gelombang ini menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0. Program ini dilakukan dengan cara membandingkan hasil peramalan gelombang WAVE dengan gelombang hasil perhitungan BMG untuk rentang waktu pengamatan yang sama. Tinggi gelombang hasil perhitungan WAVE berkisar antara 0-1,4 meter dan tinggi gelombang hasil perhitungan BMG berkisar antara 0-1,6 meter. Sedangkan korelasi hasil peramalan tinggi gelombang WAVE dengan peramalan tinggi gelombang BMG berkisar 0,65 sampai 0,956 dapat dikategorikan memiliki hubungan yang kuat. Selisih tinggi gelombang signifikan antara WAVE dengan BMG adalah 0,16 meter. Selisih tinggi gelombang rata-rata antara WAVE dengan BMG adalah 0,04 meter.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>625.06.00 Adi p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0203302010</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>625.06.00 Adi p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>392</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-22 08:08:24</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-12-22 08:09:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>